Kembali ke NOD32

Home  >>  Catatan Perjalanan  >>  Kembali ke NOD32

Kembali ke NOD32

25
Aug,2016

2

Tulisan ini tentang antivirus, sengaja saya coba untuk menuliskannya seraya berharap akan ada energi baru untuk kembali menulis. Ada orang bilang, menulislah dari tema-tema yang ringan, maka tulisan dengan bobot lebih berat akan lebih mudah untuk dimulai dan tentunya untuk diselesaikan.

ESET NOD32

ESET NOD32

Tanggl 19 Agustus 2016 adalah kali kedua saya memutuskan untuk menggunakan antivirus berbayar setelah mengalami sedikit kejadian kurang mengenakkan sehari sebelumnya. Flaskdisk yang berisi materi presentasi di hadapan orang penting, ceritanya akan dikopi di komputer operator ‘slide’, namun ternyata memory stick yang saya bawa tercemar oleh virus. Sebenarnya, komputer yang  saya gunakan sejak tahun 2012 ini telah dijaga dengan antivirus standar bawaan microsoft, namanya Microsoft Security Essential, yang selalu saya update. Namun, mungkin karena kurang ampuh sehingga beberapa virus berhasil masuk ke komputer.

Pengalaman pertama menggunakan antivirus berbayar adalah ketika masih sekolah S2 di Taiwan, tepatnya pada bulan februari 2009. Komputer saya waktu itu mengalami gangguan serius sehingga memaksa saya untuk membeli antivirus dari ESET: NOD32, pengalaman saat itu sempat saya tulis di sini.

Di kesempatan kedua ini, saya juga menggunakan antivirus yang sama, dengan mencoba membeli lewat antivirus-indonesia.com  Saya membeli ESET NOD32 Antivirus 2PC 1yr (Windows) seharga  Rp231.000,-. Setelah membayar, butuh waktu tiga hari untuk mendapatkan kode aktivasi. Yang menarik, walau membeli 2 lisensi, ternyata saya mendapatkan 3 lisensi sekaligus, dua lisensi untuk komputer dan 1 lisensi ESET MOBILE SECURITY. Sampai hari ini, Alhamdulillah belum ada masalah yang ditemukan, ketiga lisensi sudah terpasang (dan bisa digunakan).

 

 

2 Comments so far:

  1. Cak Shon says:

    aku malah ndak pernah pakek anti-virus hehe, data penting taruh di cloud (e.g. drop box, google drive) saja mas Jae. ^^

    • lmjaelani says:

      Hehe, dokter juga jarang berobat ya. Sekarang makin banyak virus, apalagi dijaringan umum

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: