Lalu Wiratmaja Inginkan Gajah Mada Airport Untuk BIL

Home  >>  Sasak  >>  Lalu Wiratmaja Inginkan Gajah Mada Airport Untuk BIL

Lalu Wiratmaja Inginkan Gajah Mada Airport Untuk BIL

9
Mar,2010

0

Bupati Lombok Tengah, Lalu Wiratmaja, SH bersikukuh akan mengusulkan nama baru untuk Bandara Internasional Lombok. Walaupun saat ini telah banyak beredar berbagai saran dan masukan terkait nama yang akan digunakan untuk Bandara Internasional yang dibangun di Tanak Awu, Calon Bupati Lombok Tengah yang kembali mencoba keberuntuntungan untuk kedua kalinya ini memilih nama Gajah Mada Airport (GMA) atau Bandara Gajah Mada.

GMA muncul karena alasan nama inilah yang paling netral dan melambangkan persatuan dari semua nama nama lain yang bersifat kedaerahan yang pernah diusulkan. ” Jika BIL nantinya akan diberi nama berdasarkan nama-nama kerajaan, tokoh masyarakat Lombok atau berdasarkan adat dan budaya masyarakat lokal, hal itu dikhawatirkan akan memicu perpecahan. Saya lebih cenderung memakai nama Bandara Gajah Mada karena disamping sosok Gajah Mada merupakan lambang pemersatu nusantara juga mahapaitih kerajaan Majapahit ini diyakini menghilang antara pulau Bali dan Lombok. ” kata Lalu Wiraatmaja sebagaimana dikutip dari Global FM Lombok di Mataram, Senin (8/3).

Kabar penggunaan nama GMA ini kemudian menyebar melalui situs jejaring sosial ternama Facebook. Melalui laman FB Komunitas Sasak dan mailing list Komunitas Sasak, tanggapan tanggapan bermunculan dari masyarakat sasak, baik yang tinggal di Pulau Lombok maupun yang sedang berada diperantauan. Yang menarik, semua komentar sangat menyayangkan kemunculan saran ini.

Run Way BIL

Run Way BIL

Berdasarkan hasil polling Komunitas Sasak yang telah dibuat pada tanggal 10 Januari 2009 dan masih bisa diisi sampai saat ini, mayoritas menginginkan nama Bandara Internasional Lombok atau Lombok International Airport. Lombok International Airport (LIA) dipilih 40.4%, Sasak International Airport (SIA) 20%, Rinjani International Airport (RIA) 46 16.7%, Mandalika International Airport (MIA) 10.9%, Selaparang International Airport (S…IA) 8%, Pejanggik International Airport (PIA) 2.9%, dan Arya Banjar Getas International Airport (ABGIA) 1.1%.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen) Kementerian Perhubungan, Herry Bakti, memastikan Bandara Internasional Lombok (BIL) di Tanaq Awu, Lombok Tengah, NTB, bisa beroperasi Juli, mendatang. Ini dikatakan mengingat pembangunan sarana fisik  saat ini telah mencapai 95  persen

Tanggapan di sini ya

Comments are closed.
%d bloggers like this: