Memayakan yang nyata, menyatakan yang maya

Posted on: 4 Jun, 2008, by :

Memayakan yang nyata, menyatakan yang maya

Catatan Perjalanan 19 Bulan Komunitas Sasak

 

Komunitas Sasak Diaspora

Bangse Sasak yang mendiami Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat merupakan Suku terbesar di Propinsi yang berada di antara Bali dan Nusa Tenggara Timur ini. Menurut catatan sensus yang diadakan tahun 1989, populasi Suku Sasak mencapai 2,1 juta jiwa. Pada Sensus berikutnya, tepatnya tahun 2000 populasinya bertambah menjadi 2,6 juta jiwa. Tahun ini diperkirakan populasi Suku Sasak yang tinggal di Lombok sekitar 3 juta jiwa, jumlah itu belum termasuk “sasak diaspora” alias sasak rantau yang menetap di Pulau Sumbawa bagian Barat, di Kalimantan Timur (akibat proyek transmigrasi), di Malaysia (TKI) dan di beberapa Kota besar di Indonesia (yang umumnya karena faktor pekerjaan dan status sebagai Mahasiswa). Di Samping itu dalam jumlah kecil, Suku Sasak tersebar di beberapa Negara di dunia ini. Jumlah Sasak Disapora ini diperkirakan menembus angka 10000 jiwa.

Mengambil Pelajaran

Kaum diasporan merupakan sebuah komunitas yang sangat berperan dalam memajukan daerah atau negara asalnya. Di dunia ini, secara jumlah Kaum Diasporan Tiongkok merupakan yang terbesar di dunia, dengan jumlah lebih dari 50 juta orang; sementara Kaum Diasporan Israel merupakan Diaspora yang tertua didunia yang telah berproses lebih dari 2000 tahun; Kaum Diasporan India yang tinggal di Amerika sangat diperhitungkan oleh pemerintah, diperkirakan 75 % SDM IT Amerika dipasok oleh Diasporan India; Begitu juga dengan Kaum Diasporan Tamil yang tinggal di India, jumlahnya diperkirakan sepertiga dari Bangsa Tamil yang tinggal di Srilangka, punya peran besar dalam sosialisasi nilai dan asistensi finansial perjuangan saudaranya di Srilangka. Karena besarnya peran diasporanya, diasporan Tamil telah menjadi pusat perhatian kajian-kajian hubungan komunitas. Kalau melihat beberapa fakta pengaruh diasporan

Melihat Fakta di atas, nampaknya Kaum Sasak Diaspora harus mengambil pelajaran agar bisa memberikan kontribusi real dan mendukung serta mempercepat proses pembangunan Pulau Lombok. Karena keberadaan Kaum Sasak Diaspora ini bisa bermanfaat dan juga bisa sebaliknya, maka perlu upaya terorganisir untuk menyatukan mereka dalam sebuah wadah permanen.

Memayakan yang nyata, sebuah langkah awal mengumpulkan yang terserak

Awal sebuah kelahiran,

Komunitas Sasak terlahir atas inisiatif beberapa kawan, diawali dengan pertemuan di dunia maya, saya, bunda salwa. Tanpa sengaja sebuah tulisan catatan mudik lebaran di penghujung tahun 2006 mengundang bunda salwa mengajak diskusi melalui blog pribadi saya di http://lalumuhamadjaelani.wordpress.com yang dulu bernama http://lalu.or.id. Diskusi yang ringan yang ternyata membuahkan inspirasi mengumpulkan Komunitas Sasak yang terserak diberbagai daerah bahkan beberapa negara. Tanpa sengaja selanjutnya saya dipertemukan dengan Bajang Zul, dan akhirnya diskusi lebih lanjut kami lakukan bertiga melalui fasilitas Yahoo Messanger.

Tepat 30 Oktober, saya memulai langkah untuk mempercepat pembentukan Komunitas Sasak ini, dengan mebuat sebuah mailinglist di yahoo groups, awalnya beralamat di sasaknese@yahoogroups.com. Alamat in selanjutnya berubah menjadi komunitas-sasak@yahgoogroups.com karena ternyata pemilihan nama sasaknese dinilai tidak tepat dan keliru.

Di awal kelahirannya, mailinglist  ini tidak begitu rame, baik dari segi member maupun lalu lalang message-nya. Hampir satu tahun pertama, perjalanan Komunitas Sasak terbilang konstan bahkan terancam bubar. Akhirnya, dicarilah cara bagaimana  supaya milis ini bisa dikenal oleh bangse sasak. Untuk itu, dibuatlah sebuah website yang awalnya dirancang sebagai feeder calon anggota milis Komunitas Sasak, walau akhirnya berkembang sebagai Portal Berita yang menyajikan berita aktual seputar Lombok, lahirlah, SASAK.ORG pada Juli 2008.

Kehadiran SASAK.ORG membuat mailinglist Komunitas Sasak menjadi rame, saat ini tercatat 149 orang telah menjadi member. Disamping pertambahan anggota yang mencuat secara signifikan, kwalitas diskusipun mulai terlihat dari banyaknya diskusi yang dilakukan, ditambah bergabungnya mahasiswa, para pakar dan professional muda yang memiliki keahlian spesifik dibidang mereka masing masing

Setelah kelahiran SASAK.ORG yang didukung penuh Komunitas Sasak, mulailah lahir satu persatu turunan dari SASAK.ORG. Turunan pertama SASAK.org adalah Webmail Komunitas Sasak, yang disediakan bagi Bangse sasak yang ingin memiliki akun email di SASAK.ORG. Fasilitas ini dapat diakses melalui webmail.sasak.org dan Untuk mendapatkan akun namaanda@sasak.org, bisa di-request ke adminmail@sasak.org, dengan terlebih dahulu bergabung dalam mailinglist Komunitas Sasak. Setelah itu Turunan yang paling banyak menyita energy Komunitas ini adalah pembangunan Portal Kamus Sasak, Kamus Base Sasak, Kamus Online Bahasa Sasak, didedikasikan untuk menjaga dan mewarisi Base Sasak, peninggalan bersejarah papuk Baloq kita. Mulai 28 Januari 2008, telah bisa diakses melalui kamus.sasak.org. Selanjutnya tak mau ketinggalan tiga situs baru juga lahir, Situs ini adalah SasakTV, berisi Audio-video kebudayaan sasak, dapat diakses melalui http://tv.sasak.org, Gumi Sasak, sebuah aggregator blogger sasak, bisa dikunjungi di http://gumi.sasak.org dan Forum Sasak, http://forum.sasak.org, lahir tanggal 2 Juni 2008 yang dipersipakan sebagai ujung tombak “pemasaran lombok” kedunia luar.

 

Menyatakan yang Maya

Kelahiran Komunitas Sasak, dan keberhasilannya untuk tetap eksis dan berkiprah di dunia maya tak dapat dipungkiri siapapun. Akan tetapi kehadiran Komunitas ini tidak sekedar untuk mencari pengakuan terhadap eksistensinya di dunia maya. Komunitas Sasak ini sengaja dilahirkan agar bisa menjadi trigger atau bahkan pelaksana untuk mempercepat proses pembangunan Bangse Sasak dan Pulau Lombok. Untuk itu, Segenap anggota Komunitas ini harus segera kembali menyingsingkan lengan baju untuk turun ke dunia nyata, melakukan aksi nyata untuk mempercepat pembangunan Lombok.

Sampai saat ini, ada beberapa program yang nantinya akan menjadi ujung tombak kontribusi Komunitas Sasak diantaranya pengumpulan donasi melalui Program Donasi Semeton Sasak, diperuntukkan untuk murid murid Sekolah Dasar di Lombok dalam bentuk Beasiswa Pendidikan. Program Bimbingan Teknis Pembuatan Radio Online, yang akan menjajagi kerjasama dengan beberapa radio Swasta, dengan target program radio tersebut dapat diakses melalui jaringan internet, dan beberapa program lain yang bisa menjawab beberapa tantangan dan permasalahan masyarakat sasak. Tentunya Komunitas Sasak hanya akan bisa berperan lebih jika ada kerjasama dengan berbagai pihak terutama yang berada di Lombok.

Apa yang bisa saya LAKUKAN?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: