pra Survei Pemetaan di Puspo Pasuruan

Hari Senin kemarin, saya bersama 4 orang rekan dari Jurusan Teknik Geomatika melakukan kunjungan ke Desa Puspo, Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan. Perjalanan kami kali ini bukan untuk tujuan wisata. Sepanjang perjalanan yang membutuhkan waktu sekitar 4 jam dari surabaya sangatlah melelahkan, terutama ketika harus bermacet ria di sepanjang jalan Porong. Ya, Perjalanan saya ke puspo kali ini adalah untuk melihat dari dekat (calon) lokasi praktikum Mahasiswa Teknik Geomatika, khususnya yang mengambil Mata Kuliah Kemah Kerja. Sebelumnya saya dan beberapa rekan juga melakukan survei yang sama ke Kebun Teh Wonosari Lawang dan Kampus III Ubaya di Trawas.

Memasuki Daerah Kecamatan Puspo, terhampar pemandangan yang sangat indah, di kiri kanan jalan (yang berliku dan menanjak), Pohon mangga dengan buahnya yang me ‘merah’, Pohon nangka dengan buah yang siap dipanen menemani kami sepanjang perjalanan menuju Desa Puso.

Setelah sampai di Desa Puspo, kami langsung ke Balai desa dan melakukan pembicaraan seperlunya dengan Bapak-Bapak perangkat desa, satu kesan yang langsung timbul : mereka sangat ramah. Setelah itu, kami melakukan survei kecil kecilan sebagai persiapan Praktikum Survei dan Pemetaan yang rencannya akan dilakasanakan mulai 17 Januari tahun depan.

tanaman mahalDi sela sela perjalanan ini, kami mampir di rumah salah seorang warga, yang memiliki kegemaran unik, bertani tanaman tanaman mahal, konon, salah satu tanamannya bernilai ratusan juta.

Tepat pukul empat sore, kami memutuskan untuk turun ke Surabaya, sepanjang perjalanan hujan terus turun sampai Surabaya, Alhamdulillah Jam 21.00, saya sudah berada dirumah, berkumpul kembali dengan keluarga.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  1. Pingback: Field Camp itu akhirnya berakhir « lalu.sasak.org