Pulau maringkik, pulau kecil di dekat Kota Selong

Mungkin sangat jarang sekali manusia yang mengenal nama pulau ini, termasuk orang sasak sekalipun. saya sendiri mengenalnya waktu masih SMP dulu, ketika masih rajin menyimak acara tanya jawab agama dari siaran RKPD (Radio Khusus Pemerintah Daerah) Kabupaten Lombok Timur. banyak pendengar (penanya) yang berasal dari daerah tersebut, dari sebuah pulau kecil. Saking kecilnya, pulau ini tidak bisa menjadi sebuah kelurahan, masyarakatnya masih beribukota di kelurahan labuaan haji, sebuah kelurahan di kecamatan selong. Jadi, Anda tidak akan bisa menemukannya di peta.

Masyarakat yang tinggal di Pulau ini, hampir semuanya berprofesi sebagai nelayan, ya sebagai pelaut. Tidak seperti nelayan di daerah lain, mereka sebagian besar hidup diatas garis kemiskinan, alias sejahtera.

Tapi itu dulu, ketika saya masih di bangku SMP, 10 tahun yang lalu. Beberapa hari kemarin, melalui Berita di salah satu TV Swasta, saya terkejut mendengar berita dari Maringkik, kabarnya sudah 6 bulan belakangan ini, penduduknya kesulitan air bersih, bahkan air dari PDAM saja hanya mengalir 4 jam dalam seminggu!. wah wah.. terbayang deh kesulitan mereka. Untuk menyambung hidup, penduduk terpaksa membeli air dari pulau Lombok, yang harus mereka tempuh dengan Perahu, tak ayal airpun menjadi mahal karena harus ditambah dengan biaya transportasi.

Kini, musim kemarau telah datang. sebagaimana prakiraan BMG, daerah daerah selatan Indonesia akan mengalami kekeringan yang sangat. mulai jawa ke timur sampai nusa tenggara, akan kesulitan mendapatkan air bersih. tentu Pulau maringkik akan semakin kering dan masyarakatnya semakit kesulitan mendapatkan air bersih. semoga masyarakat di daerah maringkik, mendapat perhatian khusus dari Pak Bupati Ali.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.