Cara Pengukuran Total Suspended Sedimen dari Sampel Air

Home  >>  Catatan Perjalanan  >>  Cara Pengukuran Total Suspended Sedimen dari Sampel Air

Cara Pengukuran Total Suspended Sedimen dari Sampel Air

11
Apr,2018

0

Pendahuluan

TSS adalah Zat-zat padat yang berada tersuspensi dalam air (diameter > 1 μm). Materi yang tersuspensi adalah materi yang mempunyai ukuran lebih besar daripada molekul/ion terlarut. Terdiri dari lumpur dan pasir halus serta jasad-jasad renik. Penyebab TSS di perairan yang utama adalah kikisan tanah atau erosi tanah yang terbawa ke badan air. Dalam konsentrasi tinggi akan menghambat penetrasi cahaya ke dalam air dan mengakibatkan terganggunya proses fotosintesis. TSS berbanding lurus thd turbidity (kekeruhan) dan berbanding terbalik terhadap transparancy (kejernihan).

Estimasi TSS dari Data Satelit PJ tergantung pada dua hal:

  • Akurasi Algoritma Koreksi Atmosfer
  • Akurasi Algoritma Model

Satuan

  • g/m3 (SI)
  • mg/L (SNI 06-6989.3-2004)

Cara Pengambilan Sampel Air

Pengambilan sampel air dilakukan pada rentang 3 jam sebelum dan sesudah jadwal perekaman oleh satelit. Air dimasukkan ke dalam botol yang dilindungi pelindung berwarna hitam (misal dari kertas karbon, agar chl-a tidak berfotosintesis). Kemudian botol dimasukkan ke kotak berisi es.

Cara Pengukuran TSS dari Sampel Air

Adapun prosedur dalam melakukan ekstraksi data Total Suspended Solid (TSS) adalah sebagai berikut.

  1. Lakukan penyaringan dengan peralatan vakum. Dan basahi saringan dengan sedikit air suling.
  2. Aduk contoh uji dengan pengaduk magnetic untuk memperoleh contoh uji yang lebih homogen.
  3. Pipet contoh uji dengan volume tertentu. Langkah ini dilakukan pada saat contoh diaduk dengan pengaduk magnetic.
  4. Cuci kertas saring ata saringan 3 (tiga) kali dengan 10 mL air suling. Biarkan kering sempurna dan lanjutkan penyaringan dengan vakum selama 3 (tiga) menit agar dapat memperoleh penyaringan yang sempurna. Diperlukan pencucian tambahan untuk contoh uji dengan pada terlarut yang tinggi.
  5. Pindahkan kertas saring dengan hati-hati dari peralatan penyaring dan pindahkan ke wadah timbang aluminium sebagai penyangga. Jika menggunakan cawan Gooch, maka pindahkan cawan dari rangkaian alatnya.
  6. Keringkan dalam oven dengan rentang waktu kurang lebih 1 jam pada suhu 103⁰ C sampai dengan 105⁰
  7. Dinginkan dalam desikator untuk menyeimbangkan suhu. Timbanglah setelah langkah ini selesai dilakukan.
  8. Ulangi tahapan 6 dan 7 sampai diperoleh berat konstan atau sampai perubahan berat lebih kecil dari 4% dari berat timbang sebelumnya (lebih kecil dari 0,5 mg).

CATATAN 1  Jika filtrasi sempurna membutuhkan waktu lebih dari 10 menit, maka perbesar diameter kertas saring atau kurangi volume contoh uji.

CATATAN 2  Ukur volume contoh uji yang menghasilkan berat kering residu 2,5 mg sampai dengan 200 mg. jika volume yang disaring tidak memenuhi hasil minimum, maka perbesar volume contoh uji sampai 1000 mL.

Adapun rumus perhitungan TSS adalah sebagai berikut.

Dimana A merupakan berat kertas saringa ditambah dengan residu kering dalam satuan mg. Serta B merupakan berat kertas saring dalam satuan mg.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: