SIKAP DAN CARA RASULULLAH MAKAN

Posted on: 26 Dec, 2007, by :
Spread the love

Rasulullah tidak pernah menolak makanan yang baik-baik dan tidak pula membebani diri untuk mencari makanan yang tidak ada. Bila makanan itu tidak cocok, maka beliau tinggalkan saja tanpa mengharamkannya. Nabi tidak pernah mencela makanan sama sekali. Misalnya, suatu ketika Rasulullah disuguhi kadal padang pasir, maka beliau memandangnya saja. Tidak memakannya dan tidak pula mengharamkannya.

Jika dalam kesulitan, Rasulullah bersabar untuk tidak makan hingga pernah mengikatkan perutnya dengan batu karena kelaparan. Pernah pula dalam beberapa bulan dapur rumah beliau tidak berasap.

Sebagian besar makanan beliau letakkan di atas nampan tepat di atas tanah. Beliau makan dengan tiga jarinya dan selalu menjilat jemarinya itu ketika usai makan. Beliau makan tidak dengan bersandar. Sebagian sikap beliau ketika minum adalah sambil duduk. Beliau mengambilkan minum orang yang berada di sisi kanan beliau.

Beliau makan tidak dengan bersandar, baik bersandar dengan kedua kaki dan tangan maupun bersandar dengan salah satu tangan sedangkan tangan lainnya untuk makan. Makan dengan salah satu sikap bersandar ini adalah tercela.

Beliau selalu menyebut nama Allah (membaca basmalah) pada permulaan makannya serta bertahmid (mengucap hamdalah) seusai makan. Beliau juga membaca do’a sebelum dan sesudah makan dengan do’a yang telah banyak dicantumkan dalam kitab kitab hadits dan lainnya.

Sedangkan sikap beliau ketika minum adalah sebagian besarnya dengan duduk. Bahkan beliau pernah memberi peringatan keras terhadap posisi berdiri ketika minum. Beliau pernah satu kali minum dalam kondisi berdiri. Lalu diriwayatkan bahwasanya ini adalah penghapusan terhadap larangan minum dengan berdiri. Diriwayatkan pula bahwa beliau mengerjakannya untuk menjelaskan bolehnya dua hal: minum sambil duduk atau berdiri. Wallahu a’alam.

Sumber: Majalah Donatur YPU

2 thoughts on “SIKAP DAN CARA RASULULLAH MAKAN

  1. ” Beliau makan tidak dengan bersandar, baik bersandar dengan kedua kaki dan tangan maupun bersandar dengan salah satu tangan sedangkan tangan lainnya untuk makan”

    maksdnya bersandar dengan kaki itu apaan yak ?

Leave a Reply

%d bloggers like this: