sasak yang terserak

Posted on: 7 Nov, 2006, by :
Spread the love

Suku Sasak, walau merupakan suku terbesar di Pulau Lombok, populasinya hanya 3 juta jiwa, 2.5 juta tinggal di Pulau Lombok. Menurut beberapa sumber, Masyarakat sasak yang tinggal diluar lombok sebagian besar bekerja dan menetap di Pulau Sumbawa, sementara dalam jumlah kecil sisanya tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan di beberapa negara.

Di bandingkan dengan Suku Bali, Suku Samawa, Mbojo yang merupakan komunitas yang diperhitungkan keberadaannya di Nusa Tenggara Barat, Suku Sasak termasuk yang “terbelakang”. Hanya sebagian kecil saja yang sempat terkenal atau di kenal masayrakat di luar suku tersebut.

Tulisan ini bermaksud mencari dan mengumpulkan tokoh-tokoh sasak yang besar dan pantas untuk dibanggakan, walau keberdaaan mereka tidak begitu dikenal.

Berdasarkan penelusuran kami, sangat sulit memperoleh informasi sebagaimana yang saya maksud diatas, berikut data yang saya peroleh, saya harap batur, semeton lainnya bisa memberi informasi lainnya:

  1. Haji Lalu Srinata, Gubernur Nusa Tenggara Barat, putra sasak pertama yang menjadi gubernur.
  2. Lalu Mariun, Kepala Pengadilan Jakarta Selatan, namanya sempat terkenal karena pernah menjadi Hakim dalam kasus pak Harto.
  3. Dr. BAIQ MAGDALENA. 29. Nusa Tenggara Timur. Jl. Palapa N0.2 Kupang
  4. (Kandidat Doktor dari Monash University) Baiq L.S.W. Wardhani, HI, FISIP UNAIR
  5. H.L. Said Ruhpina, SH, MHum, mantan Dekan Fak. Hukum Unram, sekarang Rektor Ikip Mataram

ada yang mau melanjutkan, nanti malam mau saya ingat ingat dulu:)

9 thoughts on “sasak yang terserak

  1. mari kita cari generasi penerus dan tokoh yang kita angkat untuk mengharumkan putra sasak. dengan cara menjaga kekompakan dan ukuwah islamiah. siapa kira2 tokoh yang perlu diangkat?

  2. Hallo, saya baru temukan nama saya di link ini. Terimakasih untuk mencantumkannya. Dapat nama saya dari mana? Saudara bernama siapa? trims banyak.

    salam
    ani

  3. masih banyak orang sasak yang tidak kita kenal misalnya yang ada dijakarta
    1. Dr. H. Zaini Arony, M.Pd. sebelumnya kepala Dikpora NTB sekarang ditarik kembali kejakarta sebagai Sekretaris Dirjien Pendidikan Luar Sekolah Dinas di Jakarta
    2. Dr. Kurtubi searang ahli minyak bumi kuliah dijepang dan sekarang sebagai staf ahli Mentri perdagangan dan pertambangan
    3. Muhasan Saputra, SE. ketua divisi keuangan Kompas Gramedia dikantor pusat jakarta
    4. Lalu Sudarmaji, sekretaris BKKBN Pusat Jakarta

  4. miq marakne ite niki mulente jeleng tokoh2, ape lagi saq level nasional, mun iklan jak basene ” Nyaris Tak Terdengar” , kembekne mene batur sasak ne, silaq te pade bangkit batuuurrrr. ite batur sasak ne jari tukang boye kance objek penderita doang. ite kalah jaok kance batur-batur lain, dendek lengan batur jawe, lengan batur-batur suku sak se propinsi bae ite ndek ne arak apa’ apak’ne. mudahan blog side niki inik ne jari penyadaran, ite lelah wah jari olok-olokan dengan sak maran dengan lombok ndek ne tao kembe2 miskin, penyakitan bodo, girang maling, ye uni te paran sik dengan..

Leave a Reply

%d bloggers like this: